~HAVE A BLESSED & WONDERFUL DAY BLOGGER~

9 Jul 2014

Mengapa Jay Subiyakto Tantang Maut demi Jokowi

Hasil Jepretan Jay Subiyakto
Penata artistik Jay Subiyakto naik ke atas layar untuk sekadar mengabadikan Jokowi dalam konser Salam 2 Jari pada Sabtu, 5 Juli 2014. Apa alasan Jay rela melakukan hal tersebut?
"Saya terobsesi dengan foto Jokowi di Monas tempo hari. Ini membuat saya tertantang untuk membuat foto dengan sudut pandang yang sama," kata Jay kepada Tempo, Minggu (6/7/2014).
Jay merasa kesal kepada orang-orang yang meremehkan kekuatan pendukung Jokowi. Jay belajar dari foto kampanye Jokowi di Monas. Banyak yang menyebarkan rumor kalau foto Jokowi dan pendukungnya di Monas merupakan hasil editan yang diambil dari foto tahun 1998.

TAKUT JOKOWI DI CURANGI, NENEK ANNA MASUK UGD


Anna Christina, nenek berusia 78 tahun, masuk UGD Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, setelah kondisi tubuhnya memburuk sejak Jumat (4/7/2014). Kondisi Anna memburuk karena kefanatikannya terhadap calon presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia ketakutan jika capres pilihannya, Jokowi, dicurangi dalam Pilpres 9 Juli mendatang.
"Sejak sehari sebelum debat, mama bilang,'mama sesek (sesak), mama takut Jokowi dicurangin orang'. Pas hari debat, mama di dalam kamarnya terus. Berdoa. Mama nggak mau nonton debatnya sama sekali, padahal kita, anak-anaknya, manggil-manggil mama sambil bilang kalau penampilan Jokowi di debat bagus," kata Ria, salah seorang anak Anna, kepada Kompas.com, Senin (7/7/2014).
Ria menambahkan, setelah debat capres tersebut, kondisi kesehatan Anna semakin menurun. Pagi tadi, Anna sempat dibawa oleh adik Ria ke dokter. Sepulang dari dokter, Anna malah mual dan muntah-muntah. Ia pun dibawa ke UGD RSPI.
"Mama memang begitu kalau sudah suka sama orang. Kurang bisa mengontrol emosinya. Semakin dekat hari pencoblosan, semakin khawatir saja mama," kata Ria yang tinggal di daerah Bintaro.
Anna dibawa ke RSPI sekitar pukul 13.30 WIB. Akibat kekhawatiran berlebihannya terhadap Jokowi tersebut, Anna harus menjalani opname sampai waktu yang belum ditentukan.  [tribun]

4 Jul 2014

Jokowi Barack Obama-nya Indonesia

Jokowi-JK Menembus Lautan 
(Relawan Jokowi-JK di Minahasa Menancapkan Pelang Nama Jokowi-JK di dasar laut Sea Minahasa)
Saya sangat terharu melihat animo masyarakat Indonesia mendukung Jokowi-JK, mulai dari banyaknya lagu-lagu yang diciptakan untuk mendukung Jokowi, aksi treatikal para relawan dan seniman Indonesia yang menunjukan betapa besarnya dukungan dan antusias seluruh lapisan masyarakat kepada Jokowi., bahkan hingga kreasi lainnya dari para petani, tukang becak, tukang ojek, pedagang pasar, semuanya bergerak secara sadar dan merasa terpanggil untuk turut melakukan apa yang bisa dilakukan guna mendukung Jokowi, semua orang tanpa pamrih berbuat kebaikan dalam mendukung Jokowi., bahkan para penyelam di Minahasa menunjukan kreativitasnya menacapkan pelang nama Jokowi-JK di dasar laut Sea Minahasa pada kedalaman 17meter sebagai wujud dukungan kepada Jokowi.

28 Jun 2014

ORANG PINTAR PILIH JOKOWI


Senyuman tulus Joko Widodo menyiratkan kecerdasan dan kebijaksanaan yang selalu menjadi bagian dari keseharian seorang Jokowi, Orang Cerdas selalu tersenyum, sedikit bicara, banyak berbuat, dibarengi dengan tanggung jawab dan keikhlasan, Sebaiknya orang yg hanya pandai berpidato, pandai mengolah kata, dan pandai beretorika biasanya hanya berkorbar sesaat semangatnya, dan di dalam dalil-dalil bicara-nya tersirat sebuah ambisi besar ingin menjadi seorang penguasa, bukan menjadi pemimpin yg bijaksana dan bertanggung jawab atas apa yang diembannya.
Untuk itu jadilah masyarakat Indonesia yg cerdas dalam menentukan pilihan anda, jangan anda terkecoh dengan janji, retorika dan wacana kosong, yang hanya menimbulkan bencana besar bagi bangsa yang semakin terpuruk ini., saat ini yang kita butuhkan adalah pemimpin yang arif dan bijaksana, bukan penguasa dan pembual,!